Uraian utama
Prosedur koreksi menyediakan formulir substantif untuk lokasi, masalah, bukti, usulan, dampak, prioritas, pemilik, serta status tindak lanjut.
Koreksi yang berguna menunjuk teks atau artefak tertentu, menjelaskan masalah, membawa bukti, dan menerangkan perubahan yang diminta. Halaman ini menyediakan format kerja tanpa mengarang alamat surel, nomor layanan, atau identitas penerima yang belum diberikan. Permintaan tetap berstatus draf sampai kanal resmi tersedia. Data pribadi, kredensial, serta informasi pembayaran tidak perlu disertakan untuk membuktikan sebagian besar masalah editorial.
- Sebutkan domain, slug, bagian, kutipan singkat, dan versi yang terdampak.
- Bedakan kesalahan fakta, bahasa, aksesibilitas, teknis, dan kekurangan bukti.
- Lampirkan sumber relevan yang sudah disunting dari data sensitif.
- Nyatakan hasil yang diharapkan serta risiko jika koreksi ditunda.
Kategori membantu triase tetapi tidak menggantikan uraian. Kesalahan faktual memerlukan sumber; gangguan tampilan memerlukan kondisi reproduksi; masalah aksesibilitas membutuhkan elemen, tindakan, dan dampak; temuan validasi perlu menyertakan kode alat serta berkas yang ditolak.
Prioritas ditentukan dari dampak dan urgensi, bukan dari nada pesan. Isu yang menghilangkan akses, memalsukan fakta, merusak struktur keluaran, atau mengekspos data sensitif ditangani lebih dahulu. Perubahan gaya yang tidak menghalangi fungsi dapat menunggu pemeriksaan terjadwal.
Setelah koreksi diterapkan, penelaah menjalankan pemeriksaan yang relevan dan menambahkan hasil baru. Status ditutup hanya bila masalah tidak lagi dapat direproduksi serta tidak menimbulkan cacat lain. Jika usulan ditolak, alasannya dicatat dan hak mengajukan bukti tambahan tetap terbuka.
- Lokasi wajib cukup tepat untuk menemukan objek tanpa tebakan.
- Bukti disunting agar tidak membawa sandi atau data pembayaran.
- Usulan membedakan hasil yang diminta dari cara implementasinya.
- Prioritas mengikuti dampak nyata dan batas waktu yang dapat dibuktikan.
- Penutupan menyimpan hasil pemeriksaan ulang serta alasan keputusan.
Enam sorotan
K-01 · Lokasi
Tuliskan domain, slug, heading, elemen, atau nama berkas agar penelaah dapat menemukan objek yang sama.
K-02 · Masalah
Jelaskan apa yang keliru atau tidak lengkap dan hindari label umum yang tidak menunjukkan dampak.
K-03 · Bukti
Sertakan sumber, tanggal, langkah reproduksi, atau hasil alat dengan konteks yang cukup untuk pemeriksaan ulang.
K-04 · Usulan
Berikan perubahan yang terukur tanpa menuntut penelaah menerima kesimpulan yang belum didukung bukti.
K-05 · Dampak
Terangkan pengaruh pada pemahaman, akses, fakta, keamanan, keputusan, atau kesesuaian keluaran.
K-06 · Tindak Lanjut
Catat penerima peran, keputusan, alasan, perubahan, penguji ulang, tanggal, dan status penutupan.
Ringkasan
Formulir koreksi terdiri atas dua belas bidang: kode, pelapor, tanggal, lokasi, versi, kategori, uraian, bukti, usulan, dampak, prioritas, dan status. Identitas pelapor dapat dibatasi sesuai kebutuhan penanganan. Penerima tidak dibuat-buat ketika kanal belum tersedia; draf disimpan secara lokal sampai tujuan resmi dapat dikonfirmasi, kemudian hasil telaah dicatat tanpa menghapus permintaan awal. Ditinjau pada 2026-08-28.





























